bd1
Fasilitator tengah melakukan pembicaraan dengan penerima bantuan (foto : Alan Gumay | Kabardesa.com

Kabardesa.com, Pagar Alam – Untuk mewujudkan rumah layak huni yang didukung dengan prasarana, sarana, dan utilitas umum. Sehingga menjadikan perumahan yang sehat, aman, serasi, dan teratur serta berkelanjutan.

Hal ini yang coba dilakukan oleh Pemerintah Kota Pagar Alam, melalui bantuan stimulan perumahan swadaya yang didukung penuh oleh Kementerian PUPR dengan kegiatan bedah rumah di dusun Pagar Agung kecamatan Pagar Alam Selatan.

Bersama fasilitator Dody Sandjaya rekan ketika melakukan kunjungan untuk melihat dari dekat progress pekerjaannya. Dari cerita yang didapat, ada ratusan penerima bantuan bedah rumah di daerah ini.

“Secara umum dalam pelaksanaanya kita tetap mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumaham Rakyat RI Nomor 13/PRT/M/2016 tentang Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya.

Baik itu dari perencanaan hingga perlaksanaan saat ini, untuk data calon penerima kita dapatkan atas usulan tim yang ada di dusun dengan penetapan melalui lembaga kemasyarakatan disana,” terangnya, Minggu (6/8).

Kemudian kata Dody, dari sana data ini disampaikan berjenjang hingga masuk ke Kementerian PUPR untuk ditetapkan sebagai penerima. Artinya data calon penerima ini berasal dari masyarakat sendiri yang telah dilakukam verifikasi kesesuaiannya.

Untuk wilayah pendampinganya, Dody menerangkan ada sekitar 12 unit rumah yang menjadi target. Dengan kerusakan bervariasi, sedangkan dana bantuan yang terima tidak diserahkan tunai, tetapi diberikan dalam bentuk bantuan material melalui sistem kontrak dengan suplaier.

“Dana ini digunakan untuk pembayaran pembelian material menggunakan metode transfer bank. Penerima tidak menerima dana tunai atau cash, semua melalui pemindahan buku bank saja.

Untuk kebutuhan material sendiri dihitung berdasarkan kebutuhan dan permintaan penerima bantuan. Kita tinggal memghitung mereka butuh apa? nanti barang diantar ke tempat,” terangnya.

Dari data yang didapat, untuk wilayah Pagar Alam ada sekitar 400 orang penerima bantuan yang tersebar disejumlah dusun didaerah ini.

Penerima Bantuan Rata-Rata Berpenghasilan Rendah

Program yang diperuntukan untuk warga berpenghasilan rendah ini memang sangat membantu mereka yang rata-rata berprofesi sebagai buruh harial lepas disejumlah lahan pertanian milik tetangga sekitar mereka.

“Kalau bercita-cita untuk mendapatkan perumahan (rumah) yang layak seperti yang diharapkan memang seperti masih khayalan saja mas.

Saat kami dilakukan pendataan oleh pihak pemerintah untuk menjadi calon penerima, tentu kami belum percaya. Hanya saat kami diberitahukan bahwa nama kami ada didaftar penerima ini seperti mimpi,” ungkap Damiati salah satu penerima saat dimintai komentar terkait bantuan tersebut.

Rata-rata penerimah merasa kaget saat mereka terpilih untuk menjadi sasaran program bantuan stimulan perumaham swadaya ini. Menginggat usia rumah yang ditarget untuk direhab telah berusia diatas 15 tahun pemakaian.

Hal ini seperti dikemukahkan Mualimin salah satu ketua kelompok kegiatan ini. Dia memang dipercaya untuk mengkoordinir beberapa anggota penerima bantuan disekitar tempat tinggalnya.

“Memang secara struktur rumah yang kita usulkan telah masuk kriteria yang ditentukan oleh pemerintah. Hal ini bukan sembarangan dalam penetapanya, semua komponen dalam penentuan harus sesuai ketentuann yang ada.

Patut kami berikan apresiasi atas usaha pemerintah dalam membantu warga kecil seperti kita ini. Khusus kepada Pemerintah Kota Pagar Alam dan Pemerintah Pusat terima kasih banyak,” ujarnya.

Penerima Bantuan Antusias

Kegiatan bantuan stimulan perumahan swadaya ini mendapat respon positif dari pihak Pemerintah setempat, Lurah Tanjung Agung, Yuspandi, S.Sos mengatakan apa yang saat ini dilaksanakan ada upaya dari pemerintah untuk memberikan pemukiman layak bagi warga yang membutuhkan.

“Memang kalau bicara target tentu di tahun 2017 ini semua kegiatan bedah rumah harus telah tuntas. Hal ini juga seperti diperintahkan Ibu Wali Kota Pagar Alam beberapa waktu lalu.

Kita memang bergerak cepat dalam merespon kebutuhan warga, kedepan diharapkan tak ada lagi rumah yang tak layak huni di daerah kita ini,” katanya saat ditemui dikediaman Lurah yang sangat dekat dengan warganya.

Seterusnya dia merasa bangga karena antusias dari warga sangat besar, dengan bantuan yang tak seberapa, bisa memancing gerakan swadaya dimasyarakat.

“Kami juga memuji kinerja para pendamping kegiatan, untuk fasilitatornya, saudara Pasra Dila dan Dody Sandjaya. Yang telah banyak membantu kegiatan di Kelurahan Tanjung Agung
Kecamatan Pagar Alam Selatan
Kota Pagar Alam.

Semoga program ini bisa memberikan manfaat dan menjadikan kualitas pemukiman di Pagar Alam menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Sebagai dana pemancing, pemerintah memberikan stimulan rata-rata Rp 15 juta per kepala keluarga. Sedangkan untuk dana swadaya disesuaikan dengan kemampuan penerima bantuan dan kebutuhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here