IMG-20170402-WA0035
Puing-puing akibat bencana alam tanah longsor Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. (FOTO : MUH NURCHOLIS)

PONOROGO – Bencana tanah longsor yang menerjang Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur merupakan bencana alam terbesar selama tahun 2017 ini. Tanah Longsor terjadi Sabtu (1/4/2017) terjadi cukup dahsyat mengagetkan banyak pihak.

Hingga Senin (3/4/2017) dari 28 korban tertimbun longsoran baru 3 orang jenazah bisa dievakuasi, yaitu Katemi, Iwan dan Nadi. Cuaca buruk memperlambat proses evakuasi karena dikawatirkan longsor susulan terjadi saat proses evakuasi kalau cuaca hujan deras.

Kepala Desa Banaran, Sarnu nampak shock atas peristiwa yang dialami Desanya. Bahkan ada perangkat desa yang menjadi korbannya dan hingga kini belum diketahui jenazahnya.

Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa melihat lokasi bencana. Gubernur Jatim Soekarwo maupun Wagub Gus Ipul pun melihat langsung lokasi bencana. Bantuan dari penjuru tanah air terus berdatangan. 

Bencana itu merupakan sebuah ujian berat bagi warga Desa Banaran atas kejadian memilukan tersebut. “Ini adalah cobaan kami bersama warga Desa Banaran,” ungkap Sarnu. Dia berharap seluruh jenazah segera bisa diketemukan.

Proses evakuasi melibatkan ratusan personil Tagana, TNI, Polri, Relawan serta masyarakat dari penjuru Jawa Timur. (Muh Nurcholis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here