Kabardesa.com, Jogja – Bir mataram adalah minuman khas tradisional Jogja yang terbuat dari bahan-bahan alami yang dapat menghangatkan dan menyegarkan tubuh, diantaranya : jahe, akar alang-alang, kayu manis, cengkeh, sere, jeruk nipis, kapu logo dan gula pasir atau batu yang direbus jadi satu kemudian hasilnya disaring hingga terpisah dari ampas baru dinginkan dan dikocok sebelum dituang ke gelas.

Selain minuman dan makanan khas lokal swadesa juga menyediakan produk kerajinan dari kulit, kayu dan lainnya.

“Swadesa (Swalayan Desa) menjual Bir Mataram karena minuman ini memiliki nilai sejarah,” kata Eko, Manajemen BUMDes Panggung Lestari.

swadesa

Bir mataram merupakan minuman hasil karya Hamengku Buwono VIII yang pada masa itu melihat orang-orang Belanda membawa bir yang memabokan dari Belanda ke Jogjakarta untuk menghangatkan tubuh mereka sehingga timbulah ide untuk membuat bir yang tidak memabukan. Bir mataram tergolong minuman yang terjual laris di Swadesa (Swalayan Desa) BUMDes Panggung Lestari.

Swadesa yang berlokasi di Jl. Parang Tritis KM 5 merupakan salah satu unit usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Panggung Lestari Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul, DIY. BUMDes Panggung Lestari berdiri pada tahun 2013 dengan modal awal Rp. 37.000.000,- (Tiga Puluh Tuju Juta Rupiah) dan berhasil mengembangkan usahanya dengan baik hingga memiliki kekayaan sekitar Rp. 840.000.000,- (Delapan Ratus Empat Puluh Juta Rupiah) di tahun 2017.

Sampai saat ini BUMDes Panggung Lestari memiliki 3 (Tiga) unit usaha, yaitu : 1. Kelompok Usaha Pengelola Sampah (KUPAS), 2. Agro Energy yang memproduksi beras sehat dengan merk BESTARI, 3. SWADESA (Swalayan Desa). Swadesa sendiri baru dibentuk pada bulan Juli 2015 dan menjual berbagai macam produk non pabrikan melainkan hasil produksi UMKM dan warga lokal sehingga dapat meningkatkan tingkat kemandirian ekonomi warga masyarakat setempat.

Anugerah Jurnalisme Warga BaleBengong 2017

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here