KabarDesa.com, Ponorogo – Wilayah selatan Kabupaten Ponorogo akhirnya juga tidak luput dari bencana alam tanah longsor. Hujan deras selama beberapa jam mengakibatkan tanah di beberapa wilayah Ponorogo menjadi labil.

Setelah longsor menerjang wilayah timur, kini giliran wilayah selatan juga ikut tersapu longsor. Sebuah rumah milik Boinem (53 th), warga yang tinggal di RT 005, RW 003, Dukuh Salak, Desa Senepo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo ikut terkena musibah, Rabu (9/11) sekitar pukul 16.30 WIB sore.

Informasi dari Bhabinkamtibmas Desa Senepo Aiptu Juwito Yulsuheri yang ikut mendatangi TKP bencana alam berupa tanah longsor menimpa rumah Boinem menjelaskan kronologis terjadinya bencana. “Pada hari Rabu, tanggal 9 November 2016 mulai pukul 15.00 WIB terjadi hujan lebat yang cukup lama, sekira pukul 16.30 WIB pemilik rumah bernama Boinem yang tinggal seorang diri sedang masak di dapur dan tiba tiba tembok dapur kelongsoran tanah mengakibatkan tembok samping roboh,” ujar Aiptu Juwito Yulsuheri.

Saat itu juga pihaknya langsung menghimbau agar penghuni rumah untuk sementara mengkosongkan rumahnya. “Yaitu mengungsi ke rumah saudaranya yang lebih aman,” jelasnya.

Atas kejadian ini Boinem menderita kerugian material kurang lebih Rp. 8.000.000,-. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” paparnya.

Dia menjelaskan rencananya Kamis (10/11) pagi ini, warga setempat akan melakukan kerja bakti pembersihan material longsoran. “Jajaran Polsek Slahung akan ikut kerja bakti membersihkan material longsoran,” jelasnya.

Anugerah Jurnalisme Warga BaleBengong 2017

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here