Sanggar Belajar
TPPI P3MD Pakpak Bharat

KabarDesa.com, PakpakKami Cinta Budaya, kalimat ini yang pertama disampaikan kepala desa Buluh Tellang, Julen Boangmanalu, pada saat kegiatan Pra Pelaksanaan pembangunan “Sanggar Belajar dan Sanggar Seni Budaya” di Kantor Kepala Desa Buluh Tellang pada hari Selasa, 22 Mei 2018.

Pembangunan sanggar merupakan aspirasi masyarakat desa yang disampaikan pada Musyawarah Desa untuk merencanakan pembangunan desa.

Sebagaimana diketahui bahwa Buluh Tellang salah satu desa di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, masyarakatnya mayoritas bersuku “pakpak”.

Lebih lanjut, Julen Boangmanalu menjelaskan Suku Pakpak meyakini bahwa leluhur Pakpak berasal dari India Selatan yang turun ke Barus untuk berdagang rempah-rempah. Dalam catatan sejarah Barus yang dulu sering disebut Fansur (Arab) adalah kota tertua di Pulau Andalas dan dulu kota ini menjadi Kota Pelabuhan dan Perdagangan Internasional. Dari Barus para pendatang selaku pedagang menyelusuri sungai menuju Tanah Pakpak (Tanoh Pakpak) untuk mencari Kapur Barus. Banyak sekali warisan leluhur kami yang harus tetap dijaga dan dilestarikan.

Atas dasar itulah masyarakat desa Buluh Tellang sepakat untuk membangun Sanggar Belajar dan Sanggar Seni Budaya yang akan dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai budaya khususnya kebudayaan pakpak seperti adat istiadat, seni tari, seni musik dan lain-lain.

Ketua Tim Pelaksana Kegiatan Pembangunan Desa (TPKD), Illeria Boangmanalu menyatakan sudah siap melaksanakan kegiatan pembangunan Sanggar yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2018 dengan anggaran Rp 314 juta dikerjakan swakelola oleh masyarakat desa setempat dengan tujuan memberikan pekerjaan dan diharapkan dapat menambah pendapatan masyarakat melalui program dana desa.

Turut memberi arahan dari Tim Pendamping Profesional disampaikan Vino bahwa pembangunan sanggar termasuk prasarana Pelayanan Sosial Dasar, bahwa sanggar banyak manfaatnya. Selain untuk pelestarian budaya juga dapat digunakan untuk sarana belajar untuk membina generasi muda mencerdaskan anak-anak.

Sedangkan saya selaku Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif  (TA-PP), menyampaikan bahwa tingkat partisipasi masyarakat desa Buluh Tellang dalam pembangunan desa sudah baik, terutama partisipasi perempuan sangat aktif dalam perencanaan pembangunan. Ini merupakan suatu keberhasilan kebijakan program dana desa sebagai implementasi UU Desa agar ke depan ditingkatkan. Dan diharapkan pembangunan sanggar di desa Buluh Tellang dapat terlaksana sesuai jadwal agar segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat desa.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here