KabarDesa.com, Pidie – Pekerjaan warga gampong Tuha Lala, Kecamatan Mila, Kabupaten Pidie, Aceh adalah petani kebun dan petani sawah. Namun beberapa bulan terakhir ini warga sudah tidak berani lagi pergi ke kebun karena puluhan ekor gajah liar banyak yang berada di kebun-kebun warga.

Ulah dari gajah liar ini juga memporak porandakan tanaman yang ada di kebun warga seperti pohon pisang, pohon pinang, pohon kelapa, dan sebagainya. Salah satu efeknya sekarang buah pisang jadi langka di kecamatan Mila.

Warga selama ini hanya bisa menghalau gajah-gajah itu dengan cara membakar mercon, tetapi gajah-gajah itu tetap tidak pergi dari kebun-kebun warga. Bahkan pada tanggal 07 dan 08 Januari 2017 gajah-gajah tersebut mulai turun pemukiman warga gampong Tuha Lala dan bermalam di kebun-kebun pinggir rumah warga. Imbasnya ada sebagian dari warga yang mengungsi ke rumah saudaranya dikarenakan ada gajah liar tidur di belakang rumahnya.

Jika sebelumnya warga tidak berani pergi ke kebun, sekarang warga juga sudah tidak berani pergi ke sawah. Untuk saat ini gajah-gajah liar tersebut belum mengganggu sawah warga yang baru siap tanam padi. Jika sampai itu terjadi maka perekonomian warga akan terganggu, karena penghasilan warga hanya dari hasil kebun dan hasil sawah.

Tim dari Kecamatan, Kabupaten bahkan Provinsi sudah pernah turun memantau langsung terkait serangan gajah liar di perkebunan yang ada di Gle Lala. Namun, sampai sekarang puluhan gajah tersebut masih berkeliaran di perkebunan warga bahkan sekarang sudah masuk ke pemukiman warga.

Untuk itu warga meminta keseriusan pihak terkait yang tentunya punya ahli dan solusi untuk menghalau gajah-gajah tersebut sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Anugerah Jurnalisme Warga BaleBengong 2017

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here