KabarDesa.com, Takalar – Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan selama lebih dari satu bulan, dimanfaatkan oleh para petani di daerah pesisi Takalar untuk memulai tanam padi.

Daeng Menje, petani asal Desa Popo, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar merasa sangat bersyukur karena tidak lagi menggunakan mesin untuk mengairi sawahnya. Sebab, kata Daeng Menje meski musim hujan tapi untuk masa cocok tanam biasanya mengandalkan mesin.

“Kita bersyukur, meski hujan tidak selamanya deras tapi turun setiap hari, jadi kita merasa dibantu, kita tidak lagi menggunakan mesin untuk mengairi sawah,” ucap Daeng Menje sambil membajak sawah. Ahad, 4/12/2016.

Beberapa wilayah di Kabupaten Takalar seperti Polongbangkeng Selatan dan Polongbangkeng Utara, para petaninya juga mulai bercocok tanam.

Syaharuddin, petani Muda asal Polongbangkeng Selatan mengatakan bahwa tanam padi di Takalar tahun ini agak bagus daripada tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya biasanya petani menanam padi tidak bersamaan namun tahun ini sepertinya serentak dilakukan.

“Kalaupun ada selisih hari yah tidak akan terlalu jauh sebab curah hujan di Takalar agak bagus,” papar Syaharuddin yang juga anggota Komunitas Tani Muda Takalar.

Anugerah Jurnalisme Warga BaleBengong 2017

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here